Showing posts with label Film Horor. Show all posts
Showing posts with label Film Horor. Show all posts

Inilah 5 Film Horor Terseram Indonesia Masa Lalu

Posted by Bambang on Sunday, 7 July 2013

Dunia perfilman Indonesia diwarnai dengan berbagai genre dari mulai Drama, Komedi, Horor, Thriller, Omnibus dan Sub-Genre yang sangat banyak. Dari genre horror sendiri, meskipun lebih didominasi oleh film film horror komedi ga jelas yang juga ditambah dengan judul yang susah dicerna oleh nalar tapi di satu sisi Indonesia juga memliki film film horror berkualitas yang bisa membuat bulu kuduk berdiri sampai membuat paranoid para penontonnya, apalagi film film horror Indonesia jaman dulu yang seperti kita ketahui sendiri memilik atmosfir horror yang sangat kental. Nah maka dari itu disini ane posting 5 Film Horor Indonesia Terseram Jaman Dulu versi ane. Check this out gans :


1. Pengabdi Setan


Pengabdi Setan (Internasional: Satan’s Slave) adalah sebuah film horor tahun 1980 dari Indonesia yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra. Film ini sangat terkenal pada masanya bahkan sampai di dunia internasional, dirilis dalam berbagai format seperti VHS dan kemudian DVD di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Eropa dan Jepang.

Bercerita tentang Sebuah keluarga kaya yang jauh dari agama mendapat musibah ketika sang Ibu wafat. Sang Ibu meninggalkan seorang ayah bernama Hendarto yang hanya peduli kehidupan bisnis, serta satu putra yang pendiam bernama Tomi dan putri bernama Rita yang kecanduan pesta, bersama mereka ada satu pembantu bernama Pak Karto (HIM Damsyik) yang taat agama dan sudah sakit-sakitan. Pada malam pertama setelah kematian sang Ibu, Tomi menjumpai Ibunya kendati tidak berbincang. Keesokan harinya, dari saran temannya Tomi menyambangi seorang peramal yang berkata bahwa seluruh keluarganya terancam bahaya yang sangat besar dan akan menewaskan mereka semua. Lalu sang peramal menyarankannya untuk memperkuat diri dengan ilmu hitam.


2. Malam Satu Suro

Malam Satu Suro adalah film horor Indonesia tahun 1988 yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan dibintangi olehSuzanna dan Fendy Pradana. Film ini dikenal dengan alur ceritanya yang unik karena tidak mengetengahkan sang hantu sundel bolong sebagai tokoh antagonis seperti umumnya di perfilman nusantara kala itu, namun sebagai tokoh utama / protagonis. Film ini didistribusikan oleh Soraya Intercine Films.

Di awal film, di tengah sebuah hutan, arwah seorang wanita yang gentayangan berwujud sundel bolong dibangkitkan dari kuburannya oleh Ki Rengga, seorang dukun Jawa sakti untuk dijadikan anak angkatnya. Dukun Jawa itu berkata: “Suketi, manuta nduk, kowé arep takdadikké anak angkatku.” (“Suketi, menurutlah nak, engkau akan kujadikan anak angkatku”). Dia kemudian menancapkan paku keramat ke kepala Suketi (Suzanna), arwah penasaran tersebut, merapal mantera kuna berbahasa Jawa dan sundel bolong itu pun menjadi manusia kembali. Suatu hari dua orang pemuda dari Jakarta sedang berburu kelinci di hutan tersebut. Bardo Ardiyanto (Fendi Pradana), sang pemburu tersebut, bersama temannya Hari, nyaris membunuh buruannya, namun dihalangi oleh seorang wanita cantik, dia pun penasaran akan wanita tersebut dan akhirnya bertemu dengan Suketi. Bardo dan Suketi langsung saling jatuh cinta dan Bardo berniat melamar Suketi. Awalnya lamarannya ditolak oleh Ki Rengga, ayah angkat Suketi, namun akhirnya disetujui setelah permohonan Bardo yang tulus dan dorongan Suketi ke orang tua angkatnya. Bardo mengikuti syarat Ki Rengga, bahwa pernikahan harus diadakan pada “Malam satu Suro” (Tanggal 1 Sura, tahun baru dalam penanggalan Jawa) di tengah Alas Roban (“Hutan Roban”) tanpa dihadiri siapa pun kecuali sang dukun Jawa dan pasangan pengantin tersebut dalam sebuah adegan ritual mistik Jawa kuno yang diiringi tari-tarian peri.

Beberapa tahun kemudian Suketi dan Bardo hidup berkeluarga dengan bahagia di Jakarta dengan kedua anak mereka, Rio dan Preti. Keluarga mereka juga menjadi kaya raya karena konon bila menikahi Sundel bolong maka seseorang akan menjadi kaya raya. Suatu hari Joni, seorang pengusaha licik menawarkan perjanjian bisnis di kantor Bardo, namun ditolak karena taktiknya yang kotor. Joni menyimpan dendam dan berniat menjatuhkan Bardo. Joni datang ke Mak Talo, seorang dukun lain, dan mengetahui bahwa istri bardo dulunya adalah Sundel Bolong. Mak Talo dan Joni mendatangi rumah Bardo dan mencabut paku yang menancap di kepala Suketi, sehingga Suketi berubah menjadi Sundel Bolong kembali. Malamnya Bardo yang kebingungan menemui mertuanya di Alas Roban dan mengetahui latar belakang Suketi yang sesungguhnya. Suketi dulunya adalah seorang wanita muda yang mati bunuh diri setelah diperkosa dan hamil, arwahnya tidak beristirahat dengan tenang dan menjelma menjadi hantu Sundel Bolong yang penuh dendam. Setelah membalas dendam, dia kemudian dibangkitkan kembali oleh Ki Rengga untuk menjadi anak angkatnya.


3.Lukisan Berlumur Darah

Dua penjahat merampok rumah Diarsi (Yurike Prastica). Suaminya dibunuh. Pembantunya, Yunan (Piet Pagau) terluka, tapi Diarsi berhasil membunuh dua perampok itu dan entah kenapa tak lapor polisi dan memilih menguburkan mayatnya diam-diam di bawah pohon beringin depan rumah dan kamar mandinya. Agus (Dharma Harun), guru SMA dan istrinya, Hanna (Tiara Jaquelina) membeli rumah tua terbengkalai yang agaknya ditinggalkan pemiliknya dari seorang makelar. Malam hari beringin di depan rumah itu tercerabut dan tampak tulang belulang manusia. Polisi mencari pemilik rumah sebelumnya yang tak diketahui tempat tinggalnya lagi. Hanna jatuh cinta pada lukisan wanita yang rusak pada saat peristiwa perampokan, dan memperbaikinya. Hanna jadi sering mimpi seperti melihat peristiwa yang terjadi di rumah itu. Agus juga sering diganggu mimpi tapi kemudian hilang berkat dia bersembahyang sesuai petunjuk ulama. Hanna yang tak bersembahyang sering kerasukan roh Diarsi, yang dalam mimpi Hanna ketahuan dibunuh oleh Yunan. Tampaknya Yunan dan Diarsi lalu berumahtangga. Roh Diarsi ini ingin membalas dendam. Maka sekali waktu Hanna tanpa sadar membunuh murid Agus. Luka di dada murid itu membuat Agus kaget, karena tepat seperti dalam mimpinya.

4. Dendam Jumat Kliwon

Sepasang suami-istri (Arthur Tobing, Joice Erna) dibunuh perampok yang menjarah rumah mereka. Suami-istri tadi jadi hantu yang mengganggu para perampok dan keluarganya. Mula-mula ayah dan mertua perampok dibunuh. Lalu para perampok yang merupakan anak dan menantu ayah yang terbunuh tadi. Semua peristiwa selalu di malam Jumat Kliwon. Dengan bantuan Brata (Syamsuri Kaempuan), seorang pandai, kedua muridnya dan petunjuk gurunya (BZ Kadaryono), teror ini bisa diatasi.

5. Sundel Bolong



Sundel Bolong adalah film horor dewasa tahun 1981 dari Indonesia yang disutradarai oleh maestro film Sisworo Gautama Putra dan diperankan oleh Suzanna dan Barry Prima. Film ini adalah film pertama yang diangkat berdasarkan mitos / legenda rakyat sundel bolongdan dianggap sebagai film yang telah memopulerkan mitos tersebut. Dengan semboyan film “Cantik… menggairahkan… tak kenal ampun!”, film ini didistribusikan oleh Rapi Films.

Film horor ini adalah film bertemakan sundel bolong yang pertama dalam serial film sundel bolong yang disutradarai Sisworo Gautama Putra yang sebelumnya telah dikenal luas kepiawaiannya dengan filmnya Primitif (1978) dan Pengabdi Setan (1980) yang terkenal secara internasional.

Bercerita tentang Alisa (Suzanna) adalah seorang mantan pekerja seks di bawah seorang “Mami” (germo). Hidupnya berubah total setelah dinikahi oleh Hendarto (Barry Prima). Suatu hari seorang pengusaha butik bernama Rudi mengajak Alisa bekerja di toko butiknya. Alisa diminta memperagakan pakaian-pakaian yang ada di butik Rudi. Melihat kecantikan Alisa, Rudi tergoda, namun Alisa menolak dengan halus. Kejadian itu membuat Rudi marah dan merancanakan niat jahat. Alisa diculik oleh orang suruhan Rudi kemudian dibawa ke sebuah bangunan tua dan akhirnya diperkosa. Dengan perasaan hancur Alisa dapat kembali ke rumahnya. Setiap hari Alisa merenungi nasibnya. Bi Ijah pun maklum atas apa yang dialami Alisa. Alisa meminta pendapat dokter mengenai tindakan yang harus dijalaninya. Dokter memberikan saran baik buruknya mengenai dilakukannya pengguguran kandungan. Alisa mendapat kabar dari suaminya yan akan pulang. Alisa bingung menghadapi masalahnya. Alisa merasa berdosa dan karena putus asa akhirnya Alisa bunuh diri di kamar mandi.

Sejak itu arwah Alisa gentayangan dalam wujud sundel bolong dan ingin membalas dendam kepada orang-orang yang telah merusak kehidupannya. Satu persatu orang suruhan Rudi yang merusak kehidupan Alisa menemui ajalnya dengan keji namun misterius.Sundel Bolong adalah film horor dewasa tahun 1981 dari Indonesia yang disutradarai oleh maestro film Sisworo Gautama Putra dan diperankan oleh Suzanna dan Barry Prima. Film ini adalah film pertama yang diangkat berdasarkan mitos / legenda rakyat sundel bolongdan dianggap sebagai film yang telah memopulerkan mitos tersebut. Dengan semboyan film “Cantik… menggairahkan… tak kenal ampun!”, film ini didistribusikan oleh Rapi Films.

Film horor ini adalah film bertemakan sundel bolong yang pertama dalam serial film sundel bolong yang disutradarai Sisworo Gautama Putra yang sebelumnya telah dikenal luas kepiawaiannya dengan filmnya Primitif (1978) dan Pengabdi Setan (1980) yang terkenal secara internasional.

Bercerita tentang Alisa (Suzanna) adalah seorang mantan pekerja seks di bawah seorang “Mami” (germo). Hidupnya berubah total setelah dinikahi oleh Hendarto (Barry Prima). Suatu hari seorang pengusaha butik bernama Rudi mengajak Alisa bekerja di toko butiknya. Alisa diminta memperagakan pakaian-pakaian yang ada di butik Rudi. Melihat kecantikan Alisa, Rudi tergoda, namun Alisa menolak dengan halus. Kejadian itu membuat Rudi marah dan merancanakan niat jahat. Alisa diculik oleh orang suruhan Rudi kemudian dibawa ke sebuah bangunan tua dan akhirnya diperkosa. Dengan perasaan hancur Alisa dapat kembali ke rumahnya. Setiap hari Alisa merenungi nasibnya. Bi Ijah pun maklum atas apa yang dialami Alisa. Alisa meminta pendapat dokter mengenai tindakan yang harus dijalaninya. Dokter memberikan saran baik buruknya mengenai dilakukannya pengguguran kandungan. Alisa mendapat kabar dari suaminya yan akan pulang. Alisa bingung menghadapi masalahnya. Alisa merasa berdosa dan karena putus asa akhirnya Alisa bunuh diri di kamar mandi.

Sejak itu arwah Alisa gentayangan dalam wujud sundel bolong dan ingin membalas dendam kepada orang-orang yang telah merusak kehidupannya. Satu persatu orang suruhan Rudi yang merusak kehidupan Alisa menemui ajalnya dengan keji namun misterius.

Sumber: http://forum.viva.co.id/film/858435-film-horor-terseram-indonesia-masa-lalu.html
More about → Inilah 5 Film Horor Terseram Indonesia Masa Lalu

Ini Dia 10 Film Horor Terbaik Sepanjang Sejarah

Posted by Bambang on Friday, 5 July 2013

1. Scream [Wes Craven]
Fuck yeah. My all time favorite horror movie. Ini film horror paling keren yg udah cult abiisss! Mungkin banyak yg bilang kalo film ini terlalu klise, dengan cerita yg terlalu dipenuhi formula standar horror: pembunuh berantai yg meneror remaja-remaja sialan yg banyak cingcong. Tapi karena Scream pulalah, budget besar Hollywood kembali dialokasikan untukfilm horror dan film2 horror pun kembali berjaya di sinema [inget booming film horror akhir 90-an setelah film ini meraup sukses besar?]. Nggak cuman itu, topeng ikon pembunuhnya yg khas itu mendadak jadi idola ketika helloween tiba. Seenggaknya ada 3 alesan utama kenapasaya sangat menyukai film ini: pertama, adegan pembunuhan yg sangat kreatif pada jamannya, mengingat waktu itu [sekitar tahun 96 ya?] kita bener2 miskin tontonanfilm horror. Kedua, dengan formula yg sekilas terlihat seperti another teen slasher movie"padahal nggak"bikin film ini sangat menghibur. Tapi film ini jauh lebih cerdik dengan plot yg cukup kompleks dan twist yg bakalan bikin kamu tetep kesulitan nebak siapa pembunuh sebenarnya. Ketiga, emang di mana lagi kamu bisa nemuin Drew Barrymore"one of the hottest babe, saat itu"lari-lari ketakutan, dikejer-kejersama pembunuh dan ditusuk-tusuk perutnya [lalu digantung], kalo bukan di film ini? Pesen saya, hati-hati aja kalo ada telfon iseng, jangan ditanggepin, kalo nggak pengen bernasib sama

2.Audition [Takashi Miike]
Gimana kalo salah satu sutradara paling jenius sepanjang masa bikin film yg ceritanya ditulis oleh salah satu penulis paling jenius juga? Mungkin jadinya ya ini, salah satu film paling disturbing yg pernah saya tonton. Dan mungkin emang itu keahliannya Miike. Audition ditulis oleh Ryu Murakami [buat yg nggak pernah baca bukunya, atau nggak tau siapa dia, googling sekarang juga!] yg emang terkenal paling jagobikin cerita aneh dengan tokoh-tokoh yg janggal. Nggak ubahnya sama film ini. Dari awal dikenalin sama tokoh Asami [itu bukan sih namanya? Lupa!], kita udah tau ada yg nggak beres sama cewek ini. Berjalan dengan alur yg cukup lambat dan terseret, T.M berhasil nunjukin skill dan kejeniusan sesungguhnya lewat 15 menit terakhir ygâ?¦ah, anjing lah. Tonton sendiri aja!

3.Misery [Rob Reiner]
Iya, ini film yg dibikin ama sutradara film2 drama-komedi-romantis itu. Nggak nyangka ya? Saya nggak tau sebenernya film ini layak dimasukin kategori horror atau nggak. Nggak ada pembunuh keji, nggak ada hantu, nggak ada adegan-adegan sadis, nggak ada monster lapar, nggak ada darah moncor. Film ini sepenuhnya bertumpu pada kejeniusan akting Kathy Bates yg memerankan seorang gadis sakit jiwa dan obsesif yg menyandera penulis novel pujaannya setelah menyelamatkan si penulis dari kecelakaan di daerah bersalju terpencil. Gila, kalo inget gimana aktingnya suka merinding sendiri. Dingin, posesif, psycho sejati! Beberapa orang bilang ini thriller psikologi mengingat absennya formula yg biasa dipake dalamfilm horror. Tapi siapa yg butuh itu semua kalo hanya dengan Kathy seorang kita udah ngerasa ter-terror?
http://khususartis.blogspot.com/
4.Feast
Film horror komedi yg paling berhasil bikin saya jatuh cinta. Dimulai dari adegan awal di bar yg juga merupakan perkenalan tokoh-tokohnya, saya tau film ini bakal keren. Akting para pemainnya yg harus saya akui keren mampus, puluhan adegan gore yg manteb, monster2 yg nggak jelas tapi sangat kelaparan dan meyakinkan, dan tentu aja: LUCU. Apalagi kalo inget dialog: Yes dear, we'll leave as soon as mommy is done with her "meeting". Anjing pisan lah film ini!

5.Mother of Tears [Dario Argento]
Seri terakhir dari trilogi Three Mothers [sebelumnya ada masterpiece: Suspiria dan Inferno]. Film ini mungkin nggak lebih bagus dari dua film sebelumnya, tapi seenggaknya film ini adalah comeback-nya D.A yg buatsaya sih masih tetep thrillin'! 15 menit pertama aja saya udah disuguhin sama adegan sadis yg saya sendiri nggak sanggup nontonnya, itu belum adegan2 yg mengikuti kemudian. Still gory, still nasty in an arty way. Jalan ceritanya yg lemah udah nggaksaya peduliin. Pokoknya mah, serem lah nih film! Bonus: Asia Argento telanjang di film ini.

6. Darkness Falls [lupa] juga]
uck! Film ini ngebawain lagi masa-masa waktu kita berumur sekitar 5 atau 6 tahun, sendirian di tempat tidur waktu malam hari dengan kamar yg gelap dan bayangan yg kalo dalem imajinasi kita sih keliatan kayak monster, mendadak ada suara-suara nggak diinginkan yg kita khayalin sendiri dan apa itu di kolong tempat tidurâ?¦???? Whoa. Kurang lebih gitu deh ygsaya rasain waktu nonton film ini. Mitos-mitos mengerikan yg kita takuti waktu kecil, semacam itu. Kalo di film ini, mitos yg diangkat adalah 'tooth fairy' alias peri gigi yg neror anak-anak kecil yg baru kehilangan gigi terakhirnya. Wujud peri giginya emang asli nakutin, untuk jaman segitu mah udah lumayan canggih lah. Serem nih peri giginya, dan juga filmnya. Still campy and highly entertaining. Cocok buat ditontonsama geng kamu waktu liburan!

7.Pet Sematary
Bukan salah tulis, emang begitu judulnya. Diangkat dari novel Stephen King, film ini menghadirkan zombie dalam bentuk balita, dan sialnyaâ?¦ nyeremin banget! Dibumbui olehcerita supranatural versi Indian, S.T emang paling ngerti gimana caranya bikin orang ketakutan lewat atmosfir yg creepy dan nuansa film ini kerasa banget Amerika 80-an. I love it!

8. Bad Taste [Peter Jackson]
Mungkin Braindead adalah favorit semua orang. Tapi film ini jadi favorit saya pastinya! Ide cerita yg super aneh, adegan-adegan sadis yg trashy berat, gory, urakan, ugal-ugalan, lucu dan tenang sajaâ?¦jagoannya masih bermodalkan gergaji mesin untuk melawan para alien pemakan daging yg ber'selera buruk' itu! Yeah

9. Death Proof [Quentin Tarantino]
Berada dalam 1 paket dengan Planet Terror [Robert Rodriguez] yg kocak, komikal sekaligus berlebihan menurut saya. Planet Terror itu film yg mempresentasikan film2 kelas-B tahun 80-an dengan keterlaluan. Semuanya terlalu dibuat-buat, dan cameo-nya kebanyakan. Tapi atmosfer yg dibangun Q.T dalam Death Proof sangat berhasil. Inti film ini dimulai dari 30 menit terakhir, jadi bersabarlah selama 45 menit pertama ngeliat kelakuan dan bacotan geng cewek2 yg super nggak penting danbikin ngantuk itu. Kelebihan film ini: sinematografi yg ngaco tapi tetep keren, aktris ceweknya stuntwoman beneran dan ohâ?¦Q.T telah membawakan kita Kurt Russel kembali!

10. Haute Tension [Alexander Aja]
Ini mungkin salah satu film slasher masa kini terbaik yg pernah saya tonton, yg anehnya berasal dariâ?¦Perancis? Alexander Aja adalah sutradara film horror era 2000-an favorit saya dan dia udah berhasil ngembaliin film slasher ke tempat yg seharusnya. Film ini punya cerita yg kuat, digarap dengan jenius dan ending yg bakal bikin kamu berkata, "What the fuck???!". Hehehe. Penuh adegan gore keren yg nggak mengganggu kekuatan cerita film ini sama sekali. Adegan gore-nya cuman ornamen. Menurut saya film ini terlalu jenius untuk dijadiin film slasher.

Sumber: http://pulsk.com/252149/10-Film-Horor-Terbaik-Sepanjang-Sejarah.html
More about → Ini Dia 10 Film Horor Terbaik Sepanjang Sejarah